Pemain Arema Yang Tidak Bisa Bahasa Inggris

Klub asal Malang yaitu Arema FC tidak mempermasalahkan salah satu pemain baru yang mereka datangkan, mengenai kekurangannya yang tidak bisa bahasa Inggris. Salah satu media di Indonesia yang mengatakan bahwa Arema tidak mempersoalkan masalah tersebut menjadi besar, atas ketidak mampuan Juan Pablo Pino dalam berbahasa Inggris.

Aji Santoso yang merupakan pelatih Arema FC, mengenai komuniaksi yang dimiliki Pino ini tidak menjadi masalah besar bagi Arema. Karena, Arema sendiri telah memiliki beberapa pemain asal Amerika Latin seperti Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales dan Arthur Cunha da Rocha.

Sang pelatih pun menilai bahwa pengalaman yang dimiliki oleh Pino dan kualitasnya pun di atas rata-rata. Dia tidak akan kesulitan untuk beradaptasi di Arema, bahkan Aji pun menambahkan bisa membuatnya menjadi mudah beradaptasi dalam permainan Arema.

Juan Pablo Pino
peresmian pino di arema fc

Pelatih Arema Tak Masalahkan Tentang Komunikasi

“Pemain asal Amerika Latin yang kami miliki seperti Arthur, Gonzales, Este bisa berkomunikasi. Yang akan mejadi sebuah jembatan untuk Pino. Kami pun berharap dirinya tidak akan keslutian dalam beradaptasi di klub,” ucap Aji.

Sebelumnya Pino memang sempat diragukan kemampuannya untuk beradaptasi, Karena, sang pemain pun mengakui bahwa dirinya tidak bisa bahasa Inggris dan juga bahasa Indonesia. Yang mana pemain tersebut hanya bisa bahasa Spanyol dan meski sedikit bahasa Perancis.

General manajer Arema FC yang bernama Ruddy Widodo, telah meyakinkan Aji untuk merekrut Pino ke klub. Ruddy yang merasa optimis dengan adanya ketiga pemain asal Amerika Latin dapat membantu Pino untuk bisa cepat beradaptasi.

“Memang ini menjadi sala satu alasan kita untuk merekrut pemain asal Amerika Latin. Dimana kami pun memiliki para pemain yang asalnya sama, agar bisa membantu dalam berdapatsi di klub,” ucap Ruddy.

“Meski sepak bola merupakan bahasa universal. Saya sendiri sangat yakin atas pengalaman yang dimilikinya selama ini yang sudah memperkuat banyak tim. Yang membuat Pino tidak kesulitam beradaptasi dari segi bahasa saja,” tutupnya.

Meski mendapatkan kepercayaan dari Aji Santoso dan juga Ruddy Widodo. Sang pemain pun harus bisa membuktikan dirinya di dalam lapangan dalam membela Arema FC. Wajar saja jika dia untuk saat ini tidak bisa berbahasa Indonesia. Seiring berjalannya waktu, sang pemain akan belajar sedikit mengenal bahasa Indonesia dalam hal komunikasi sedikit.

Juan-Pablo-Pino
pino yang sedang mengikuti sesi latihan di arema

Pino Kursus Bahasa Inggris di BSD

Juan Pablo Pino adalah pemain yang berasal dari Amerika Latin, yang tidak bisa bahasa Inggris dan juga bahasa Indonesia. Dengan begitu, dirinya masih memiliki niat untuk belajar bahasa Inggris di tempat kursus yang berada di BSD, Tangerang Selatan.

Di tempat kursus bahasa Inggris yang bernama English Core itu, sang pemain mendaftarkan diri untuk dapat belajar bahasa Inggris agar komunikasi bersama timnya dapat terjalin dengan baik. Dia pun mengajak beberapa rekan setimnya yang tidak bisa bahasa Inggris, sekaligus dapat menemaninya di dalam temat kursus tersebut.

Memang sudah terkenal lama tempat kursus yang dinamakan English Core itu memiliki 150 murid. Yang memang dalam jangka waktu beberapa bulan seseorang bisa berbahasa Inggris meski sedikit namun dapat dipahami oleh orang lain. Jika Pino memiliki kemampuan dalam belajar bahasa Inggris, mungkin akan dibutuhkan waktu yang tidak begitu lama.

Meski begitu, seusai dirinya mengikuti sesi latihan bersama Arema, dia harus ketempat kursus. Meski ada beberapa pemain yang asalnya sama dengannya, tidak begitu banyak membantu. Dengan adanya hal seperti itu, dia pun menyadari untuk bisa menggunakan bahasa yang dipakai dunia.