Ekonomi Indonesia di sektor Properti cukup kuat menghadapi melemahnya rupiah dan modal keluar

Pertumbuhan Properti di kuartal ke II akan meningkat

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan Selasa di salvo pemerintah terbaru untuk menenangkan pasar.

“Kami tidak dalam krisis. Segala sesuatu yang masih di bawah kontrol dan berbeda dari kondisi sebelum krisis tahun 1998,”Bambang mengatakan setelah paripurna DPR pada hari Selasa.

Dia menambahkan bahwa indikator dasar negara, seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi dan neraca perdagangan, masih lebih baik daripada yang tercatat pada tahun 1998.

Negara inflasi pada tahun 1998 adalah jauh lebih tinggi dari Indonesia saat ini 2 persen tahun-to-date inflasi.

Membuat Perumahan Rakyat di Jakarta, Bandung, Surabaya

“Perekonomian kita menyusut 14 persen pada saat. Sebaliknya, kita masih memiliki pertumbuhan yang positif dari 4,7 persen pada paruh pertama tahun 2015,”ujar Bambang.

Indonesia diposting surplus perdagangan 1,33 milyar pada bulan Juli, dua kali lipat surplus perdagangan direvisi $530 juta pada bulan Juni.

Bambang mengatakan sektor perbankan negara tetap suara, dengan non-performing Loan di sekitar 2,6 persen dan rasio kecukupan modal di 20 persen. Bank Indonesia (BI) memerlukan NPL berada di bawah 3 persen dan mobil minimal 8 persen.

Maruarar Sirait, seorang anggota parlemen dari Partai Indonesia demokratis perjuangan (PDI-P) Presiden Joko Widodo, menggemakan sentimen Menteri.

“Saya berani mengatakan bahwa hal-hal cukup kasar [untuk Indonesia] sekarang, tetapi hal ini tidak krisis karena kami tahu kami cadangan devisa memadai,” kata Maruarar.

“Kita tahu karena kami memiliki pertemuan dengan bank sentral. Kita juga tahu bahwa pemerintah kita telah mempertahankan sinergi dengan regulator keuangan.”

Namun, BI data menunjukkan bahwa Indonesia forex telah menurun menjadi $107.55 miliar bulan lalu, dari $108.02 miliar pada akhir Juni.

Presiden Joko Widodo telah direvisi peraturan pemerintah yang akan memotong pajak pendapatan perusahaan publik sebesar 5 persen, menurut pernyataan yang diposting di situs Sekretariat kabinet.

Joko masuk ke efek Peraturan Pemerintah No. 56/2015 pada Agustus 3, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang memenuhi syarat untuk membayar 20 persen pajak pendapatan perusahaan. Saat ini, tarif pajak pendapatan perusahaan berdiri di 25 persen.

Peraturan baru ini diharapkan dapat meningkatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan berbasis bisnis, serta untuk meningkatkan jumlah perusahaan terdaftar dan kepemilikan umum perusahaan publik, kata pernyataan itu.

Perusahaan harus memiliki sedikitnya 300 investor dan memiliki 40 persen saham mengambang di pasar saham untuk dapat memenuhi syarat untuk pemotongan pajak, yang mulai diberlakukan pada Agustus 4.

Departemen Keuangan segera menerbitkan pedoman untuk menerapkan diskon pendapatan pajak perusahaan.

Indonesia menggiatkan upaya untuk melindungi pasar keuangan babak belur dari goncangan global pada hari Selasa, membatasi baru harian berapa banyak saham dapat jatuh dan mengorganisir berbagi terpadu membeli kembali program.

Presiden Joko Widodo administrasi telah dipaksa untuk merespon dengan cepat terhadap global sells off, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara sudah berjuang dengan melemahnya konsumsi domestik dan harga batu-bottom komoditas.

Indeks saham di Indonesia adalah pemain terburuk di Asia Tenggara tahun ini, merosot sekitar 20 persen, sedangkan rupiah telah jatuh ke rendah 17 tahun terhadap dolar.

Untuk mengurangi volatilitas pasar, pasar saham pada hari Selasa diperketat batas harian pada berapa banyak semua saham dapat jatuh ke maksimum 10 persen, dari kisaran 20-35 persen yang sebelumnya, tergantung pada harga saham.

Tutup pada setiap hari harga keuntungan akan dipelihara di antara 20 persen untuk 35 persen, pertukaran mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Sementara patokan index ditutup naik 1,56 persen pada hari Selasa, sejumlah saham jatuh oleh batas harian baru, termasuk produsen gas Surya Eka Perkasa dan pemberi pinjaman Bank Woori Saudara.

Pasar yang lebih luas pada hari Selasa menemukan dukungan dari perusahaan milik negara, yang diluncurkan rencana yang didukung pemerintah untuk membeli kembali setidaknya Rp 10 triliun ($710.48 juta) saham mereka.

“Pembelian… ini bertujuan memberikan stimulus untuk perdagangan di Bursa,” Nurhaida, Komisaris di Financial Services Authority, mengatakan kepada Reuters.

Peraturan mereda

Peraturan keuangan regulator mereda Indonesia minggu memungkinkan perusahaan-perusahaan yang terdaftar untuk membeli kembali saham untuk mengurangi “fluktuasi pasar yang berlebihan.”

Pihak berwenang tampak untuk menopang rupiah oleh campur dalam Valuta Asing dan pasar obligasi pemerintah. Mata uang turun sebagai rendah sebagai 14,085 terhadap dolar pada hari Selasa, yang paling lemah sejak Juli 1998.

“Kami forex cadangan $107 milyar yang cukup untuk menjaga nilai rupiah,” Bank Indonesia Deputi Gubernur Perry Warjiyo kepada wartawan.

Untuk perdagangan dengan Cina, Indonesia terbesar perdagangan mitra, pemerintah berniat untuk melakukan diversifikasi dari dolar dan menggunakan lebih yuan, kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Bank sentral juga bisa mengaktifkan regional forex perjanjian swap dengan bank sentral lain, termasuk Jepang dan Cina, sebagai garis pertahanan kedua.

Joko mendesak konsumen untuk melakukan bagian mereka untuk membantu pasar.

“Mari kita mendapatkan atas adanya pelemahan rupiah bersama-sama dengan membeli produk lokal,” kata Presiden pada akun Twitter-nya.